Komponen Suspensi beserta gambarnya

Diposkan oleh Akhid Ikhsannudin on Selasa, 03 Januari 2012


SUSPENSI

        Sistem suspensi terletak diantara bodi kendaraan dan roda-roda, serta dirancang untuk menyerap kejutan dari permukaan jalan sehingga menambah kenikmatan dan stabilitas berkendara serta memperbaiki kemampuan cengkraman  roda terhadap jalan.
Suspensi  terdiri dari pegas, shock, absorber, stabilizer dan bagiannya. Pada umumnya suspensi dapat digolongkan suspensi tipe rigid (rigid axlesu spension) dan tipe bebas (independent suspension).
Suspensi menghubungkan bodi kendaraan dengan roda-roda yang berfungsi sebagai :
Selama berjalan, kendaraan secara bersama-sama dengan roda, menyerap getaran, oskilasi dan kejutan dari permukaan jalan, hal ini untuk melindungi penumpang dan barang agar aman serta menambah kenyamanan dan atabilitas.
Memindahkan gaya pengereman dan gaya gerak ke bodi melalui gerakan antara jalan dengan roda-roda.
Menopang bodi pada axle dan memelihara letak geometris antara bodi dan roda-roda.
Komponen utama suspensi adalah pegas, shock absorber, suspension arm, ball joint, bushing karet, strut bar, stabilizer bar, lateral control rod, control arm, dan bumper. Dari beberapa komponen ini , pegas dan shock absorber digunakan pada semua sistem suspensi, sedangkan komponen lainnya digunakan pada model tertentu saja.
PEGAS
Pegas berfungsi menyerap kejutan dari jalan dan getaran roda-roda agar tidak diteruskan ke  bodi kendaraan secara langsung
SHOCK ABSORBER
Berfungsi untuk meredam oskilasi dengan cepat agatr memperoleh kenikmatan berkendaraan dan kemampuan cengkeram ban terhadap jalan. Apabila pada suspensi hanya terdapat pegas, kendaraan akan cenderung beroskilasi naik turun pada waktu menerima kejutan dari jalan.

BALL  JOINT
Ball joint menerima beban vertikal maupun lateral. Disamping itu juga berfungsi sebagai sumbu putaran roda pada saat kendaraan membelok
STABILIZER BAR
Berfungsi untuk mengurangi kemiringan akibat gaya sentrifugal  pada saat kendaraan membelok, di samping  itu  untuk meningkatkan  traksi ban.
STRUT BAR
Berfungsi untuk menahan lower arm agar tidak begerak maju atau  mundur pada saat menerima kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata atau dorongan akibat terjadi pengereman.

LATERAL CONTROL
Berfungsi untuk menahan axle pada posisinya  terhadap beban dari samping

BUMPER
Berfungsi sebagai pelindung frame, axle, shock absorber dan lainnya pada waktu pegas mengerut dan mengembang di luar batas maksimum.




Sumber New Step 1 Trainning Manual




{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar